aku tidak tahu bagaimana Tuhan mengatur hidupku
aku hanya tahu setelah semua terjadi
bahkan aku menyadari setelah kegagalan pada hidupku

aku tidak tahu bagaimana kehidupanku nanti
akan dengan siapa diriku ini
namun hati telah memilih
walau bagaimanapun bibir dan mata ini masih saja mengkhianati

2 desember
aku bahagia,
 bagai terbebas belenggu kemunafikan

dan sejak itu pula perasaanku padamu terasa kembali suci
aku semakin merindukanmu dikala sujudku, dan muroja'ah ku
aku semakin bangga denganmu
kau mau mengulang bersama - sama dari awal lagi untuk saling berproses
menuju lebih baik
menuju insan surgawi
meninggalkan segala kemaksiatan yang pernah kita lakukan

pelan - pelan
ingatan itu makin pudar
ingatan yang selalu memuat marah bila terngiang
namun kini,
pikiranku sudah lebih segar dan jernih
terimakasih

Komentar